Ciri Telur Rusak Penting Diketahui Sebelum Memilih

Mei 22, 2017

Ciri telur rusak perlu diketahui dengan pasti karena telur yang sudah mengalami kerusakan seperti ini tidak baik untuk diolah menjadi masakan atau tidak bisa lagi dikembangbiakkan menjadi anak ayam. Sebetulnya hal ini juga tergantung dari bagaimana kita menyimpan telur tersebut, karena jika tidak disimpan dengan benar maka telur sudah pasti akan mengalami kerusakan. Telur sendiri dimanfaat oleh manusia untuk 2 hal: yang pertama adalah telur digunakan sebagai sumber makanan dan kedua adalah telur digunakan untuk mengembakbiakkan ayam. Dari sini produksi telur tanpa tanpa pembuahan mulai merajalela seperti telur ras atau telur ayam negeri, juga unggas-unggas lainnya.


Ciri telur rusak yang perlu diketahui
Telur yang kelihatannya masih utuh sekalipun dapat mengalami kerusakan telur, entah kerusakan secara fisik maupun kerusakan akibat pertumbuhan mikroba. Bagaimana cara mikroba ini bisa masuk? Jadi mikroba ini dapat masuk ke dalam telur melalui pori-pori kulit telur dan caranya bisa banyak baik melalui kotoran ayam, udara, air, dan lain sebagainya. Beberapa mikroba yang dapat merusak telur semacam ini antara lain adalah:
Salmonella
Pseudomonas
Escherichia
Aloaligenes

Telur yang sudah pecah bahkan akan lebih mudah mengalami kerusakan dibandingkan dengan telur yang masih dalam keadaan utuh karena telah bersentuhan langsung dengan lingkungan sekitarnya. Jika Anda ingin tahu tentang ciri-ciri telur yang tidak baik alias yang sudah rusak, maka berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih telur:
1. Ada bau busuk yang tidak enak
Telur yang masih dalam kondisi bau memang memiliki bau khasnya, namun kalau telur ini rusak maka baunya akan menjadi tidak sedap. Akan muncul bau busuk akibat adanya bakteri pembusuk yang mulai tumbuh.

2. Nampak bulukan
Jadi telur yang sudah rusak maka akan nampak bulukan dan tidak segar lagi disebabkan pertumbuhan kapang perusak.

3. Pecahkan telurnya
Jika tidak ingin dimanfaatkan untuk pengembakbiakkan telur ayam negeri, dan hanya dijadikan makanan maka Anda bisa memecahkan telurnya kemudian lihat apakah warna putih telur berubah menjadi merah jambu. Jika iya, maka bisa disimpulkan telur mengalami kerusakan.

4. Perubahan fisik lainnya
Selain putih telur yang berubah warna, perubahan fisik lainnya juga dapat terjadi sebagai ciri telur ayam rusak. Contohnya seperti pembesaran kantung udara di dalam telur, berat telur menjadi turun, pengenceran baik kuning maupun putih telur, dan sebagainya.
5. Timbul bintik-bintik bewarna
Ciri lainnya yang dapat diamati adalah timbul bintik-bintik yang berwarna. Hal ini disebabkan karena adanya pertumbuhan bakteri pembentuk warna yang membuat telur bisa menjadi berwarna merah, hijau, dan hitam.

Selain ciri-ciri telur mengalami kerusakan di atas, rupanya telur juga dapat rusak karena pembekuan, cirinya adalah:
Struktur putih telur seperti pecah dan berair
  1. Kulit telur biasanya juga rusak dan kelihatan pecah
  2. Jika telur ditayangi dengan lilin, maka akan kelihatan bayangan kuning telurnya kelihatan gelap
  3. Untuk mencegah ciri telur ayam yang rusak di atas, maka jangan pernah menyimpan telur di bawah suhu -30 derajat celcius.

Kesimpulannya agar ciri telur di atas tidak terjadi, sebaiknya Anda menyimpan telur dalam keadaan yang benar seperti menyimpan telur di tempat yang kering. Jika untuk konsumsi, maka sebaiknya pilih telur yang kulitnya tidak pecah, cangkangnya bersih dari kotoran ayam, dan juga proses masaknya nanti juga harus tetap diperhatikan. Demikian ciri telur rusak yang sangat penting untuk Anda ketahui dengan pasti agar tak salah dalam memilih telur mana yang masih bagus.

You Might Also Like

0 komentar

Tentang Kami

HARGATELUR AYAM

Kami adalah Supplier Telur Ayam dengan skala besar, Siap memberikan harga terjangkau dengan kualitas yang terbaik. Segera hubungi kami untuk pemesanan.

: [email protected]

DMCA.com Protection Status

Formulir Kontak